Jangan Biarkan Aset Berlubang! Cara Ampuh Mengatasi Karat pada Container Besi
Pernah nggak sih, lagi asyik ngecek gudang atau lapangan, tiba-tiba mata tertuju pada container kesayangan yang catnya mulai menggelembung? Atau lebih parah, ada warna coklat kemerahan yang mulai menyebar di dinding petikemas Anda?
Ya, itu dia musuh bebuyutan kita semua: Karat.
Sebagai penjual yang sudah makan asam garam di dunia peti kemas, saya sering dengar keluhan, "Bang, container saya kok bocor ya?" Pas dicek, ternyata atapnya sudah keropos dimakan karat. Padahal, kalau ditangani sejak dini, umur container itu bisa panjang banget, lho.
Entah Anda menggunakan Container Besi 20 feet dan 40 feet, penyakit utamanya tetap sama. Besi ketemu udara lembab dan air, jadilah oksidasi.
Nah, di artikel kali ini, saya mau bongkar rahasia dapur bengkel kami tentang bagaimana cara "mengobati" container yang mulai karatan, dan bagaimana merawatnya biar nggak kambuh lagi. Simak terus ya, Gan!
Mengenal Jenis Kerusakan pada Container (Nggak Cuma Karat!)
Sebelum kita bedah soal karat, Juragan perlu tahu dulu kalau container itu sebenarnya didesain sekuat tank. Mereka dibuat dari baja khusus yang disebut Corten Steel. Baja ini punya sifat anti-korosi yang jauh lebih baik daripada besi pagar rumah biasa.
Tapi, sekuat-kuatnya Corten Steel, dia bukan Superman. Dia tetap bisa terluka. Kerusakan container biasanya dibagi jadi dua kategori besar:
- Kerusakan Fisik (Benturan): Ini biasanya penyok (dent), lantai patah, atau dinding yang melengkung karena kejatuhan alat berat atau benturan saat lifting di pelabuhan. Kalau cuma penyok dikit dan nggak sobek, biasanya aman.
- Kerusakan Kimiawi (Korosi/Karat): Nah, ini yang "diam-diam mematikan". Awalnya cuma goresan kecil karena gesekan rantai atau benturan dahan pohon. Catnya terkelupas, besinya telanjang, lalu kena hujan dan panas. Lama-lama, besi itu menipis dan voila... jadilah lubang.
"Karat pada container itu ibarat gigi berlubang. Kalau dibiarkan saat masih kecil, biayanya murah. Tapi kalau sudah sampai ke 'akar' alias bikin bolong, dompet bisa jebol buat nambal."
Kenapa Container Besi 20 feet dan 40 feet Bisa Karatan?
Mungkin Anda bertanya, "Katanya Corten Steel anti-karat, kok masih bisa karatan?"
Jawabannya: Anti-karat bukan berarti bebas karat.
Container, baik itu Container Besi 20 feet dan 40 feet, seringkali menghabiskan hidupnya di laut. Udara laut itu mengandung garam yang sangat jahat buat besi. Garam mempercepat proses oksidasi berkali-kali lipat.
Selain itu, ada faktor lain:
- Air Menggenang: Terutama di bagian atap. Kalau container ditaruh di tanah yang nggak rata, air hujan bisa menggenang di atap (ngantong). Genangan ini adalah tempat favorit karat berpesta.
- Goresan yang Tidak Dirawat: Seringkali saat bongkar muat, dinding container tergores forklift. Goresan ini membuang lapisan pelindung cat.
- Usia: Namanya barang dipakai, pasti ada masa lelahnya. Container bekas (second) yang usianya di atas 10-15 tahun pasti butuh sentuhan kasih sayang lebih.
- Gunakan sikat kawat, amplas kasar, atau kalau punya budget lebih, pakai gerinda (grinder) dengan mata amplas susun.
- Sikat area berkarat sampai bersih. Sampai kelihatan warna besi aslinya (kilap metalik).
- Pastikan area di sekitarnya juga diamplas sedikit (sekitar 5-10 cm dari pusat karat) supaya cat baru bisa nyatu.
- Gunakan cairan kimia penghancur karat (Rust Converter). Banyak dijual di toko bangunan.
- Oleskan pada bagian yang sudah dibersihkan. Cairan ini akan mengubah sisa-sisa karat
- Lubang Kecil: Bisa pakai dempul besi (dempul mobil) yang berkualitas bagus. Campur dengan hardener, oles, lalu amplas rata setelah kering.
- Lubang Besar: Wajib las! Tempel plat besi baru (patching). Jangan pakai dempul buat lubang besar ya Gan, nanti jebol kalau keinjak atau kena tekanan.
- Gunakan cat dasar jenis Epoxy. Epoxy punya daya rekat super kuat ke besi dan sifatnya kedap air.
- Jangan pakai cat minyak biasa (alkyd) sebagai dasar langsung ke besi telanjang, daya tahannya kurang nendang buat cuaca ekstrem.

Posting Komentar